Meski Terlihat Tenang dalam Urusan Seks, Laki-laki Khawatir Pada 7 Hal Ini

Obat Kuat Tahan Lama Resmi BPOM
FOREDI GEL asli rekomendasi Boyke, aman dan resmi BPOM

Obat Detox Cara Diet Sehat Aman
Turunkan Berat Badan 2-5 Kg dalam 1minggu, Perut Buncit Hilang!

Oris Krim Pengencang Payudara
Payudara Kencang Dan Indah Sejak 7 Hari pemakaian, Cegah Kanker Payudara

Obat Keputihan Dan Mengetatkan
Rahasia Organ Intim Bebas Keputihan, Miss V Kesat, Rapat seperti perawan lagi, dan Harum

Terapi Kista Tanpa Operasi
Solusi Herbal Untuk Mengatasi Kista Tanpa Operasi, Menambah Kesuburan



Laki-laki biasanya memiliki ego yang cukup tinggi dibandingkan perempuan. Mereka cukup aktif dan tidak terlihat memiliki kecemasan dalam dalam segala hal. Namun, mereka pun memiliki rasa takut akan beberapa hal, terutama dalam urusan hubungan dengan pasangan dan masalah di ranjang.

Berikut 7 ketakutan yang dialami laki-laki dalam masalah seks dan hubungan dengan pasangan, seperti dikutip dari Times of India, Senin (6/5/2013):

1. Takut impotensi
Kecemasan tentang impotensi menempati urutan pertama karena hampir semua laki-laki mengalami hal ini. Ironisnya, ketakutan itu sendiri merupakan penyebab terbesar dari impotensi. Dalam 90 persen kasus impotensi, penyebabnya adalah psikogenik. Hanya dalam 10 persen kasus penyebabnya adalah biologis.


Tidak ada cara yang bisa memastikan seorang laki-laki 'akan' ereksi. Hal ini bergantung pada bagaimana respons mereka dalam menanggapi situasi saat bercinta. Sebagian laki-laki mungkin akan mengatasinya dengan cara lebih aktif dalam foreplay. Di balik rasa takut akan kegagalan untuk mendapatkan ereksi, kecemasan yang paling dasar adalah ditolak. Pemahaman pasangan dan kerjasama memainkan peran yang sangat penting dalam mencegah timbulnya impotensi psikogenik.

2. Takut pasangan tidak puas
Citra perempuan sebagai makhluk yang sering tidak puas dalam hal seks sebenarnya adalah tidak sepenuhnya benar. Ada variasi yang luas dari kebutuhan seksual antara laki-laki dan perempuan. Salah satu faktor yang penting bagi perempuan adalah bagaimana mereka memahami tubuh mereka sendiri. Mereka tidak bergantung pada tuntutan seksual laki-laki. Sebaiknya saling paham bahwa masing-masing memiliki kebutuhan seksual individu.

3. Takut kehilangan kontrol diri
Banyak laki-laki yang memiliki fantasi rahasia terhadap perempuan lain. Seringkali laki-laki ragu akan kemampuan mereka menahan dorongan seksual mereka pada perempuan lain. Kecemasan kehilangan kepercayaan istri menjadi faktor utama, sehinga mereka dihadapkan pada kebimbangan untuk memilih antara fantasinya atau pernikahannya.

4. Takut istri mereka tertarik pada orang lain
Suami yang mendominasi pasti tidak ingin kehilangan istrinya. Dia terus-menerus merasa cemas bahwa mungkin istrinya telah selingkuh dan belum ketahuan. Perasaan posesif dan cemburu telah menjadi penyebab penderitaan yang cukup lama. Seorang istri yang memahami hal ini dan bisa meyakinkan suaminya, akan memiliki hubungan yang lebih bahagia dibandingkan jika merespons dengan kemarahan, agresi, dan putus asa.

5. Takut tidak 'normal'
Banyak laki-laki ingin tahu apakah mereka 'serupa' dengan laki-laki lain dalam perilaku seksual dan apakah mereka 'normal'. Yang penting adalah baik suami maupun istri harus memahami apakah pasangan merasa tersakiti atau tidak. Jika kedua pasangan sama-sama menikmatinya, maka tidak ada yang salah.

6. Takut ejakulasi dini

Penyebab ejakulasi dini hampir selalu psikogenik dan terlihat pada laki-laki dari segala usia. Kecemasan atas kemungkinan terjadi seringkali justru menjadi penyebabnya. Otak mendapat sinyal bahwa waktunya sudah dekat, tetapi karena berbagai alasan emosional maka mekanisme penghambat gagal terjadi. Cara untuk mengatasi yang paling utama adalah pemahaman dari pasangan. Ini untuk membantu diri mereka dengan menganalisis kesulitannya dan kemudian belajar untuk melakukan kontrol.
7. Takut ukuran penisnya kecil
Ukuran selalu dianggap sebagai parameter untuk kejantanan dan kemampuan seseorang untuk memuaskan pasangannya. Perlu diingat bahwa kepuasan perempuan tidak bergantung pada ukuran. Sebaliknya, terlalu besar dapat menjadi masalah, dalam hal ini bisa menyakiti pasangan. Faktanya adalah sekitar 3-5 cm dari luar vagina merupakan bagian yang sensitif terhadap rangsangan.

Menanggapi kekhawatiran seksual pasangan dan mau bekerja sama adalah langkah awal yang paling penting. Namun jika kecemasan yang berlebihan tetap ada, segera konsultasikan dengan bantuan konselor.


BACA JUGA :

Tips Sex Kuat
Apakah Oral Sex Aman?
Cara Efektif Mencegah Dan Mengatasi Disfungsi Ereksi
Sex Sangat Baik Di Usia Senja
Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

sumber : detik

0 Response to "Meski Terlihat Tenang dalam Urusan Seks, Laki-laki Khawatir Pada 7 Hal Ini"